Cara membuat website sendiri: panduan tanpa nonsense untuk pemula




Cara membuat website sendiri: panduan tanpa nonsense untuk pemula
Cara membuat website sendiri: panduan tanpa nonsense untuk pemula: Oke, jadi Anda memutuskan perlu membuat situs web. Pertama-tama, selamat! Artinya, Anda benar-benar mengerjakan sesuatu yang perlu diketahui dunia. Dan dengan dunia, maksud saya adalah separuh dunia, tentu saja, separuhnya lagi belum punya koneksi internet (jadi bersyukurlah Anda sudah punya!).
Nah, panduan ini akan membimbing Anda melalui seluruh proses membuat situs web dalam cara yang jelas, ringkas, dan yang paling penting, tanpa omong kosong. Halaman web Anda yang baru dan segar akan siap dalam waktu kurang dari setengah jam. Dan menghemat lebih dari $200 dalam prosesnya, dengan fokus pada yang penting saja dan menggunakan kode promo kami.
Ya, kita semua tidak sabar untuk memulai, tetapi saya sarankan untuk membahas beberapa hal lebih dahulu (jangan khawatir, tidak akan lebih dari 5 menit). Akan tetapi, kalau Anda sudah gemetar ibarat orang yang kelaparan mau mencoba, dalam hal ini membuat situs, dan ingin MEMULAI SEKARANG JUGA, gulir beberapa halaman ke bawah menggunakan tautan dalam halaman ini.

Pertama-tama

Pertama, mari kita perjelas di awal: meskipun panduan ini gratis sepenuhnya (duh!), ini bukan tentang membuat situs web gratis. Memang, secara teknik kita bisa membuat situs tanpa mengeluarkan sepeser pun, tetapi kalau begitu Anda harus menggunakan hosting gratis (yang biasanya payah sekali) atau paket langganan tidak berbayar untuk pembuat situs seperti Weebly (yang menampilkan iklan dan merek mereka di situs Anda, ih!). Akan tetapi, alasan terbesar dalam kasus itu adalah Anda tidak bisa memiliki nama domain gratis, lagi pula mengikuti nama orang, seperti “situsku.weebly.com”, tidak akan memotivasi pengunjung untuk memandang Anda dengan serius.
Kedua, untuk Anda yang bertanya “siapa sih orang yang mengajari ini?!”, berikut ringkasan diri atau bisa dibilang pujian yang tidak terlalu samar terhadap diri sendiri: nama saya Andrii, saya merupakan pendiri Satori Webmaster Academy (alias situs ini). Selain membuat situs web untuk proyek saya sendiri dan untuk orang lain sejak tahun 2007, saya adalah Elite Author di ThemeForest, pasar templat situs web terbesar di dunia – produk saya telah membantu lebih dari 200 orang membuat situs web mereka sendiri (dan tidak, ini bukan iklan).
Selama bertahun-tahun ini, saya sudah mencoba lusinan cara membuat situs, juga menguji program pembuat situs, penyedia hosting, dan sistem manajemen konten yang tak terhitung banyaknya. Panduan yang ada saat ini adalah inti dari semua yang sudah saya pelajari, dan dengan senang hati saya bagikan kepada Anda hari ini.
Huff! Untunglah percobaan itu sudah berlalu. Sekarang, akhirnya, saya rasa selayaknya saya beri tahu bahwa panduan ini memuat beberapa tautan afiliasi, yang berarti saya akan mendapat komisi tetap dari vendor bersangkutan jika Anda, misalnya, membeli paket hosting melalu tautan dalam teks ini.
Namun, keistimewaannya: pengaturan ini tidak memengaruhi jumlah yang Anda bayarkan, karena vendor memberi kompensasi pada kami dengan uang mereka sendiri, bagi mereka itu seperti mengalihkan pengeluaran untuk iklan. Jadi, ya, jika Anda menyukai panduan ini, pertimbangkan untuk membeli hosting via tautan kami. Biar saja perusahaan multinasional raksasa yang membayar, muahahah!
..Ehm, baiklah. Kembali ke bisnis. Sebagai pendahuluan sebelum kita mulai (bersabarlah mendengarkan saya!), ada beberapa mitos yang sudah meluas tentang pembuatan situs web. Dengan mengabaikannya sejak awal, Anda akan lebih mengetahui apa saja yang sebenarnya penting.

Beberapa Kesalahpahaman – Kena!

Mitos nomor satu: Anda harus tahu cara membuat kode untuk membuat situs web. Tentu saja. KALAU INI TAHUN 1994! Serius, seperti yang diketahui, teknologi sudah lebih maju sejak masa-masa awal Web, dan sebagian besar proses pembuatan situs telah diotomatiskan, termasuk penulisan kode aktual. Anda hanya perlu memilih alat yang paling cocok dan mengetahui beberapa hal penting (yang merupakan inti panduan ini).
Mitos nomor dua: membuat situs web sendiri membutuhkan uang jutaan. Hanya kalau Anda menyerahkan pembuatan sepenuhnya pada agensi, dan kemungkinan besar langkah-langkah prosesnya sama saja dengan yang dijelaskan dalam panduan ini (lalu mereka memberi tagihan besar untuk itu).
Mitos nomor tiga: membuat situs web memerlukan waktu lama. Ya, kadang-kadang, terutama kalau Anda masih baru dan belajar dari nol. Akan tetapi, jika Anda mengambil langkah cerdas dan berfokus pada hal yang tepat, halaman Anda sudah bisa diluncurkan dalam KURANG DARI SETENGAH JAM. Tujuan panduan ini adalah membantu Anda melakukannya. Jadi, ayo kita mulai!

Langkah 1 dari 4: Mendapatkan Domain dan Hosting

Hal pertama yang Anda butuhkan adalah tempat tinggal situs. Dalam istilah teknis, tempat ini disebut web hosting. Intinya, hosting merupakan komputer khusus yang selalu menyala untuk menyimpan berkas situs web Anda dan menampilkannya pada siapa pun yang mengetikkan alamat situs web Anda itu dan menekan Enter.
Selain itu, Anda juga harus memiliki alamat (seperti www.contoh.com), yang disebut nama domain. Untungnya, Anda bisa mendapatkan domain sekaligus karena ada banyak penyedia hosting yang juga menawarkan domain dalam satu bundel.
Ada ribuan perusahaan seperti itu di luar sana, besar maupun kecil, tetapi biasanya tidak masuk akal memilih yang kecil. Sebaliknya, pilih hosting stabil dan tepercaya dengan rekam jejak yang panjang. Anda tentu menginginkan situs yang bisa diakses 24/7/365, dan saya tidak akan membahas proses pindah yang menjemukan ke penyedia baru jika situs yang lama tidak bisa difungsikan lagi. Melelahkan, percayalah.
Dari semua penyedia hosting yang sudah saya coba dan uji selama bertahun-tahun ini, hosting yang paling bisa diandalkan dan mudah digunakan adalah GoDaddy: yang telah berdiri selama lebih dari 20 tahun, memiliki 17+ juta pelanggan di seluruh dunia, dan mudah digunakan oleh pemula. Selain itu, saat ini mereka menawarkan beberapa diskon menarik untuk hosting dan domain, yang akan kita bahas sedikit.
Supaya proses pemesanan hosting bisa dilakukan dengan cepat dan lancar, saya menyarankan untuk lebih dahulu memikirkan nama domain: Anda bisa menggunakan bilah pencari domain GoDaddy jika cukup yakin nama yang Anda pilih belum ada, atau menggunakan alat khusus yang menghasilkan nama. Alat terbaik yang saya tahu (dan juga sering saya gunakan) adalah Dot-o-Mator, alat gratis yang memungkinkan Anda mengombinasikan kata-kata turunan dengan banyak prefiks dan sufiks, yang diatur berdasarkan topik. Akan tetapi, jika menemui jalan buntu, pertimbangkan untuk menggunakan ekstensi domain baru daripada .com yang sudah biasa (dan padat).
Sudah? Baik, sekarang kita siap mulai. Klik tombol di bawah untuk mengunjungi halaman penawaran GoDaddy dengan diskon khusus untuk hosting. Ngomong-ngomong, ingat bundel hosting + domain yang kami sebutkan tadi? DoDaddy saat ini menawarkan pendaftaran domain GRATIS bersama tiap paket hosting, yang memungkinkan Anda menghemat Rp 219,000 ekstra (biaya domain .com normal):
Di halaman itu, Anda akan mendapat pilihan empat paket hosting: apabila Anda tidak membutuhkan beberapa situs sekaligus, pilih paket Ekonomi karena paket itu sudah menyediakan semua yang Anda butuhkan untuk memulai.
Setelah menambahkan paket ke keranjang, Anda harus menentukan beberapa pilihan untuk mengatur pesanan: pertama, pilih berapa bulan yang ingin Anda bayar di muka. Meskipun Anda bisa memilih siklus tagihan 3 tahun sekaligus, 12 bulan semestinya sudah lebih dari cukup untuk mengetes sepak terjang Anda di dunia maya DAN mendapat diskon 30%. Jika Anda memutuskan untuk mempertahankan situs web tersebut setelah satu tahun (semoga saja), Anda tidak perlu melakukan apa-apa lagi. Ada mekanisme perpanjangan otomatis yang sudah disediakan (namun ketahui bahwa tagihan periode berikutnya adalah harga normal).
Berikutnya, di halaman yang sama, Anda akan melihat bahwa GoDaddy menambahkan cadangan situs web pada pesanan Anda secara default; silakan batalkan opsi tersebut, saat ini pencadangan tidak penting (plus, Anda bisa mengonfigurasi fungsionalitas yang sama nanti tanpa tanpa biaya tambahan, hemat $24 per tahun).
Anda juga tidak membutuhkan opsi “Tambahkan Keamanan Essential”, karena bisa dengan mudah mendapatkannya secara gratis setelah situs berjalan (kling! Hemat lagi $83)
Terakhir, ada opsi Sertifikat SSL: ini merupakan lapisan enkripsi ekstra yang mengamankan lalu lintas situs web Anda, mudah terlihat oleh pengunjung sebagai ikon gembok hijau dengan lambang “Aman” di bilah alamat peramban. Selain itu, Google Chrome sudah mulai menampilkan lambang “Tidak Aman” yang sangat jelas untuk situs web non-SSL sejak bulan Juli 2018, dengan jelas memberi tahu kita bahwa mereka tidak menyukai situs web tidak aman:
Jadi, meskipun situs web Anda bisa berfungsi tanpa SSL, saya sangat menyarankan untuk langsung mendapatkannya (selain karena migrasi dari situs web non-SSL ke situs web SSL sangat sulit).
Singkatnya, seperti inilah halaman ekstra hosting GoDaddy dengan semua pengaturan yang direkomendasikan terletak di atas:
Kita siap melanjutkan ke domain (sekarang gratis): setelah mengeklik tombol “Lanjutkan Dengan Opsi Ini” berwarna hijau, Anda akan melihat bilah pencari untuk memasukkan nama domain yang sudah dipilih sebelumnya. Setelah melakukan pencarian, klik tombol “Pilih dan Lanjutkan” di dekat nama domain dan tambahkan ke keranjang.
Tahap akhir pemesanan hosting! Saya diam-diam sangat bersemangat karena ini salah satu momen “tunggu, masih ada lagi yang lebih baik”: dengan menggunakan kode promo kami, Anda bisa menghemat 35% dari harga akhir.
Cukup klik tautan “Punya kode promo?” di bawah bagian “Total” di sudut kanan bawah halaman pemesanan (ya, GoDaddy menempatkannya sedemikian rupa supaya tidak mencolok :) lalu memasukkan kombinasi ini di jendela munculan dan mengeklik Terapkan:
GDD1hos
SEKARANG Anda siap melanjutkan ke langkah biasa. Klik “Buat akun” di sisi kiri, masukkan informasi akun dan tagihan Anda, lalu selesaikan pemesanan. Saya punya perasaan Anda sudah pernah berbelanja di internet sebelumnya sehingga langkah ini akan saya lewatkan saja, kalau Anda tidak keberatan.
Sudah? Ayo dihitung: kita sudah menghemat Rp 1,158,600 untuk hosting, juga Rp 348,000 + Rp 1,118,000 = Rp 1,536,000 untuk fitur non-esensial yang bisa ditambahkan nanti. Seakan itu belum cukup, Rp 219,000 juga telah dihemat dengan domain gratis. Totalnya Rp 2,913,600 yang bisa dihemat sejauh ini! Bagus, bagus. Anda tahu bagusnya lagi? Penerapan langkah berikutnya dalam panduan ini tidak butuh sepeser pun!
Ngomong-ngomong, kita sudah menyelesaikan langkah 1, yang mungkin bagian paling sulit dalam proses ini. Sekarang Anda bisa meregangkan badan dan mengambil kopi. Saya akan menunggu di sini (karena saya hanya teks dalam halaman).
..
..
Sudah segar? Sekarang langkah 2.

Langkah 2 dari 4: Menginstal WordPress

Kita sudah punya hosting nyaman untuk situs web yang akan dibuat, jadi tidak ada yang benar-benar menghalangi kita untuk menyiapkan situs itu sendiri. Ayo lakukan, siap?
Kalau-kalau Anda bertanya, “apa itu WordPress”, interlud singkat: WordPress, atau disingkat WP, disebut sistem manajemen konten, yang pada dasarnya adalah perangkat lunak yang membantu Anda menjalankan keseluruhan situs, dari desain dan konten hingga pengaturan dan struktur.
Kenapa memilih WordPress? Sederhana saja, karena WordPress merupakan mesin situs web yang disukai internet, menggerakkan hampir sepertiga dari seluruh situs web di dunia (dan itu artinya banyak sekali). WP gratis untuk digunakan atau dimodifikasi, mudah dikembangkan dengan ribuan plugin gratis, dan membanggakan besarnya komunitas pengguna yang cenderung saling mendukung. Panduan, tutorial, dan tip tentang penggunaan WP banyak tersedia di jagat Web, dan sebagian besar juga gratis.
Kedengarannya benar-benar seperti pilihan logis untuk orang yang baru pertama kali memiliki situs web. Jadi, kita akan membahas WordPress saja di panduan ini. Plus, saya memiliki beberapa tip tambahan tentang keamanan dan performa setelah kita menyelesaikan pengaturan 3-langkah ini.
Baik, kembali ke bisnis. Masuklah ke akun GoDaddy yang baru Anda buat, di sana ada daftar produk Anda. Klik baris “Hosting Web” untuk membentangkannya, kemudian klik tombol “Kelola” di sisi kanan. Di halaman baru, Anda akan melihat tombol biru besar berbunyi “Admin cPanel”. Itulah yang kita cari (dengan kata lain, pilih dan klik).
Anda akan diarahkan ke dasbor hosting—tempat penting yang pasti akan sering Anda kunjungi nanti. Akan tetapi, untuk sekarang, cari “WordPress” di bawah “Aplikasi Web” (berupa ikon “W” putih dalam lingkaran abu-abu, sama seperti mata Pacman yang memakan dunia dalam gambar di atas, kedip) dan klik. Anda akan dibawa ke panduan instalasi bernama…
Klik tombol “+ install aplikasi ini” di sudut kanan atas untuk mendapatkan bagian pentingnya: di layar parameter instalasi, kita akan melanjutkan dan menyesuaikan beberapa pengaturan.
Dalam menu tarik-turun Domain, pilih nama domain yang sudah Anda beli apabila tidak dipilih secara default; penggunaan alamat www versus non-www hanyalah soal pilihan pribadi, tetapi kalau Anda tanya saya, versi non-www terlihat lebih modern dan singkat (yang selalu merupakan nilai plus dalam alamat situs web).
Pastikan bidang Path (Direktori) dibiarkan kosong sehingga WordPress terinstal sebagai sistem manajemen konten utama untuk situs web Anda yang baru ini.
Bidang Versi dan Bahasa bisa dibiarkan begitu saja. Jadi, setelah persetujuan lisensi, Anda akan melihat banyak pilihan mengenai pembaruan: pastikan Anda memilih pembaruan otomatis lengkap untuk semuanya (opsi terakhir) dan aktifkan cadangan pembaruan otomatis pada yang terakhir.
Ini memungkinkan situs web Anda selalu berjalan pada perangkat lunak terbaru, bagus untuk keamanan. Ini juga menghilangkan keharusan Anda untuk memantau sendiri versi baru dan melakukan pembaruan secara manual.
Hanya untuk memastikan kita sudah sesuai jalur, rangkaian pilihan di bagian ini harus berupa “3-2-2-1”, atau, secara visual:
Terakhir, ada bagian Pengaturan tempat Anda harus mengisi lima bidang pertama (biarkan dua tombol radio seperti adanya). Pertama, masukkan nama pengguna dan kata sandi administrator situs web. Demi keamanan, jangan menggunakan kata “admin” dan “sandi” – pikirkan kata-kata yang lebih sulit ditebak! Oleh karena WP sangat populer, ada banyak peretas yang memburu situs WordPress dengan kredensial admin yang terlalu mudah.
Lanjutkan dengan memasukkan surel serta judul dan slogan situs (dua yang terakhir tidak begitu penting sekarang, Anda bisa mengubahnya belakangan dengan mudah via dasbor admin WP).
Kita sudah selesai di sini! Klik tombol + Memasang di bawah dan tunggu ibu peri mengatur WordPress untuk Anda. Setelah selesai, Anda akan melihat tiga tautan di bawah nama situs: klik tautan kedua, yang berakhir dengan “wp-admin”, itu merupakan akhiran standar untuk dasbor admin WordPress di situs web apa saja.
Satu tab baru akan membuka, menampilkan panduan WordPress yang mengajukan banyak pertanyaan konyol dan meminta Anda menginstal plugin yang tak perlu. Jadi, klik saja “Tidak, terima kasih” dan lanjutkan ke panel admin WP.
..bisakah Anda menciumnya? Aroma situs web segar di pagi hari! Saya menyukai rasa sesuatu yang baru.
Kita bisa dikatakan sudah selesai, tetapi ada beberapa hal yang mungkin harus segera Anda utak-atik karena pengalaman mengajarkan bahwa tidak semua pengaturan bawaan WP merupakan pilihan optimal.

Langkah 3 dari 4: Mengonfigurasi WordPress

Sebelum mulai menambahkan konten ke situs web Anda ini, ayo kita tur singkat dalam sistem sambil menambahkan beberapa perbaikan untuk kemudian hari.
Di sisi kiri dasbor admin WP, Anda akan melihat menu admin di latar abu-abu gelap. Tidak semuanya penting di sana, dan hanya beberapa yang akan digunakan. Anda bisa mempelajari yang lain sambil jalan.
Bagian yang paling sering digunakan adalah Pos dan Halaman, tempat Anda dapat membuat konten baru, juga Komentar, untuk memoderasi diskusi pada pos, kalau-kalau Anda memutuskan untuk mengaktifkan fitur ini.
Perbedaan antara halaman dan pos adalah yang pertama untuk konten statis yang tidak akan banyak diubah, seperti halaman “Tentang Kami”; sementara itu, pos adalah tempat konten yang Anda tambahkan secara teratur, seperti berita atau pos blog. Ada juga konsep spesial halaman blog di WordPress, berupa halaman otomatis yang menampilkan semua pos Anda. Kita akan membahasnya nanti di bawah. Untuk sekarang, lanjut!
Bagian penting lainnya dalam menu admin WP adalah Tampilan, tempat Anda dapat menginstal tema visual situs (Tampilan → Tema). Ini sangat membantu untuk menambahkan menu navigasi (Tampilan → Menu) serta gawit (Tampilan → Widget), balok kecil yang memiliki fungsi spesifik seperti menampilkan daftar kategori atau bilah pencari, yang biasa ada di bilah samping. Bagian Tampilan ini juga memuat Sesuaikan (Customizer), yang banyak digunakan oleh tema modern untuk memungkinkan Anda mengubahsuai aspek dalam situs, seperti warna dan fon.
Selain itu, ada bagian Plugin tempat Anda dapat menginstal dan mengonfigurasi berbagai ekstensi yang menambahkan fitur lain, seperti keamanan, tombol sosial, formulir kontak, dsb.
Nah, ini mungkin tur WP paling cepat yang pernah ada! Untuk menyelesaikan, ayo kita ubah beberapa pengaturan dalam bagian Pengaturan yang terletak di menu admin paling bawah:
Pengaturan → Umum: ingat waktu saya bilang Anda bisa mengedit “Judul Situs” dan “Slogan” belakangan? Di sinilah Anda bisa melakukannya. Selain itu, pastikan opsi “Keanggotaan”, “Zona Waktu”, “Format Tanggal”, “Format Waktu”, dan “Minggu Dimulai Pada Hari” sudah disetel sesuai keinginan Anda.
Pengaturan → Bacaan: untuk sekarang, cukup perhatikan saja bagian ini; di sini, Anda dapat mengatur halaman depan situs web untuk menampilkan pos blog atau halaman statis (setelah memutuskan mana yang Anda inginkan). Jika Anda tidak mengatur halaman pos blog sebagai halaman depan, Anda dapat memilih tempat lain. Cukup buat halaman kosong baru di bagian admin Halaman yang disebutkan di awal tadi. Kemudian, kembali ke sini dan gunakan halaman itu sebagai bukan halaman pos blog depan. Halaman tersebut otomatis akan menampilkan pos begitu Anda menyimpan perubahan ini.
Pengaturan → Diskusi: jika Anda ingin membiarkan orang lain mengomentari pos di blog blog atau newsfeed situs web, pastikan Anda mencentang kotak “Izinkan orang memposkan komentar pada artikel-artikel baru” serta “Aktifkan komentar berutas” (supaya pengunjung bisa membalas komentar orang lain) dan “Komentar harus disetujui secara manual” (kalau tidak Anda akan mendapat BANYAK SEKALI SPAM). Apa pun yang Anda pilih, hapus centang di opsi “Izinkan pemberitahuan taut dari blog lain”, itu hanya akan mengundang banyak spam. Terakhir, lihat sebentar bagian “E-mail saya setiap kali”, pastikan opsi yang ada di sana sudah diatur sesuai keinginan Anda.
Pengaturan → Permalink: sangat disarankan memilih opsi Nama Pos karena itu menghasilkan URL untuk halaman dan pos yang bisa dipahami manusia (jujur saja, saya tidak begitu yakin mengapa opsi lain di subbagian ini ada)
Intinya, itu saja! Anda sekarang dapat bermain-main dengan situs web baru dan mulai menambahkan konten. Akan tetapi, ada satu langkah lagi yang sebenarnya opsional, tetapi lebih seperti esensial:

Langkah 4 dari 4: Menambah Tema dan Plugin

Pada dasarnya, Anda bisa membiarkan tampilan visual situs seperti apa adanya dan berfokus pada konten. Akan tetapi, itu tidak hanya berarti situs Anda terlihat umum, tetapi juga tampak seperti triliunan situs lain yang terlalu malas mengubah tema bawaan.
Plus, ada banyak tema WP gratis yang menawarkan kustomisasi dan personalisasi yang lebih luas sehingga Anda bisa membuat situs web dengan tampilan unik.
Ini kata-kata tak tahu malu: Saya akan menyarankan Anda mencoba tema WP serbaguna kami yang bernama Bento (Anda bisa lihat bahwa kami di Satori sangat menyukai Jepang :)
Tema ini memungkinkan Anda mengubah warna dan tampilan elemen virtual di situs, membuat tata letak kisi yang sesuai untuk peranti bergerak, serta banyak elemen berguna lainnya sebagaimana tercantum dalam halaman resmi mereka ini:
Sebagai tambahan, Bento terdokumentasi dengan baik (yang tidak ada di dunia WordPress) dan memiliki forum dukungan khusus tempat kami menjawab semua pertanyaan mengenai tema.
/ akhir dari promosi diri yang blak-blakan /
Sementara untuk plugin, ada 50.000+ plugin gratis yang selalu tersedia, untuk menambahkan berbagai fungsionalitas baru pada situs web Anda dengan terjemahan dan jendela munculan hingga forum dan komunitas (tidak, kami tidak membuat plugin, jadi jangan berharap melihat tautan ke ekstensi “Sushi” atau “Kamikaze”).
Sebaliknya, saya hanya akan mencantumkan beberapa plugin paling tepercaya dan berguna yang semestinya dipertimbangkan oleh hampir semua pemilik situs web berdasarkan pengalaman saya, ulasan orang lain, dan statistik objektif. Semuanya gratis, tentu saja:
  • Akismet untuk memfilter komentar dari spam secara otomatis. Ini adalah penyelamat! Atau penghemat waktu karena dapat menyingkirkan semua komentar yang memuat kata-kata dan tautan bersifat spam. Akismet menggunakan semacam algoritme woodoo pembelajaran mesin yang semakin membaik seiring waktu.
  • All in One SEO untuk optimasi mesin pencari. Ini mungkin salah satu plugin WP terbaik untuk mengatur meta data yang benar di situs web sehingga konten Anda tidak tampak seperti sampah di hasil Google. Google menyukai perhatian pada detail seperti ini, sangat.
  • Google Analytics Dashboard untuk melacak pengunjung yang masuk. Anda juga membutuhkan akun Google Anaylics tentunya, yang bisa dibuka secara gratis di situs web resmi mereka.
  • Contact Form 7 untuk memungkinkan pengunjung mengirim pesan kepada Anda. Agar bisa menerima surel tiap kali seseorang mengirim pesan di situs, Anda juga harus menginstal plugin mailer seperti WP Mail SMTP (berikut beberapa tautan untuk membantu Anda mengaturnya agar berfungsi dengan sistem surel GoDaddy: 12).
Jadi, ya, kita sudah resmi selesai sekerang. Nikmati situs web baru Anda yang berkilauan! Apabila Anda menginginkan beberapa saran dan praktik terbaik, silakan lanjut ke bagian terakhir panduan ini, dengan judul yang sangat sesuai:

Tip Berguna (Opsional)

Saya tidak lupa dengan janji sebelumnya untuk membahas metode gratis dalam meningkatkan keamanan situs web dan melakukan pencadangan. Jadi, ini dia.
Tip #1: Membuat situs web Anda lebih aman. Mumpung situs web Anda masih baru dan polos, mungkin Anda ingin berfokus pada beberapa hal lain karena belum ada yang ingin meretasnya. Akan tetapi, ada hal-hal sangat sederhana yang hampir tidak memerlukan waktu, tetapi akan mengurangi kemungkinan Anda menjadi target serangan dengan kekuatan 10 kali lipat.
Pertama, saran yang sudah jelas (dan 99% orang tidak mematuhinya): jangan menggunakan “admin” sebagai nama pengguna panel admin WP, gunakan kata lain. Itu saja sudah mampu membuat situs web Anda seribu kali lebih sulit diretas. Dan gunakan kata sandi yang kuat, dengan huruf kapital, angka, simbol, dan lain-lain. Untuk kekuatan ekstra, gunakan autentikasi dua faktor (kode tambahan dihasilkan oleh ponsel selama log masuk).
Kebiasaan jelas lainnya yang diabaikan banyak orang: memperbarui WordPress beserta plugin dan temanya. Kami sudah membahas itu di Langkah 2 (“Menginstal WordPress”), tetapi semestinya Anda juga memperhatikan notifikasi pembaruan dalam admin WP.
Untuk Anda yang cenderung berhati-hati, saya bisa menyarankan Anda menginstal plugin Wordfence gratis, yang memiliki banyak opsi perlindungan ekstra yang akan membantu webmaster paling paranoid sekalipun untuk tidur nyenyak di malam hari.
Tip #2: Pencadangan otomatis yang mudah. Karena Anda tentu tidak ingin menghabiskan waktu melakukannya secara manual. Ada hal lain yang lebih baik untuk dilakukan, seperti membuat konten untuk situs! Satu kata: UpdraftPlus. Alat ini gratis, pengaturannya mudah, dan Anda bisa memilih untuk menyimpan cadangan di berbagai tempat, dari server Anda sendiri (tetapi tidak direkomendasikan) ke penyimpanan awan.
Saya sendiri menggunakan opsi Google Drive di Updraft, dengan pengaturan yang semakin mudah setelah mereka memperkenalkan integrasi sendiri. N.B. versi gratis menyediakan semua yang Anda butuhkan untuk situs web normal. Saya belum pernah mencoba versi Pro walaupun saya menjalankan berbagai proyek daring dengan kompleksitas yang bermacam-macam.

Penutup / Tanya Jawab

Bazinga! Kita sudah mempelajari cara membuat situs web, menghemat lebih dari Rp 2,900,000 dalam prosesnya, dan bersenang-senang.. mungkin sedikit?.. Baik, mungkin lebih seperti kerja daripada bersenang-senang, tetapi hasilnya jelas sepadan.
Jika Anda menyukai panduan ini, bagaimana kalau membagikannya di media sosial (ya, saya tahu, tidak ada lagi yang melakukannya sekarang ini, tetapi tetap harus saya katakan) dan mungkin memberi tahu teman Anda yang masih pemula? Oke, baik, Twitter juga bisa :/
Masih di sini? Saya agak kaget, jujur saja. Ya, saya tidak tahu.. kalau Anda masih punya pertanyaan tentang apa pun yang sudah kita bahas di panduan ini, beri tahu saya di bagian komentar di bawah, saya mengeceknya dari waktu ke waktu, serius. Dan jika Anda ingin menambahkan sesuatu pada panduan ini atau melontarkan kritik, simpan sendiri! Bercanda, tentu saja Anda dipersilakan, dsb.
Pertahankan rasa ingin tahu, gapai bintang, dan semoga beruntung dalam usaha apa pun yang mendorong Anda membuat situs web ini! Salam.

Share Google URL Shortener: Get Short URLloading short url

Bila Anda merasa memang artikel-artikel di blog ini bisa bermanfaat, maka Anda bisa membantu memberikan donasi melalui Paypal Dana hasil dari donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain mizipedia.com - Terima kasih.



Comment Policy Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments

Peraturan Berkomentar di mizipediacom
1. Berkomentarlah dengan Relevan dan Sopan
2. Jangan Spam
3. Tidak Porn dan Sara
4. Berkomentar dengan link tanpa relevan maka akan otomatis terhapus
5. Semua komentar pasti akan saya baca dan dibalas. Show Emoticon. Klik ==>


Join on this site

with Google Friend Connect