Kapal Sabang-Banda Aceh Dihantam Gelombang Tinggi, Penumpang Bertakbir dan Berzikir Kapal Sabang-Banda Aceh Dihantam Gelombang Tinggi, Penumpang Bertakbir dan Berzikir - mizipediacom mizipediacom: Kapal Sabang-Banda Aceh Dihantam Gelombang Tinggi, Penumpang Bertakbir dan Berzikir










KATEGORI

LIVE TV

Iklan Semua Halaman

Kapal Sabang-Banda Aceh Dihantam Gelombang Tinggi, Penumpang Bertakbir dan Berzikir

Selasa, 25 Juni 2019



ILUSTRASI -- Kapal lambat KMP Tanjung Burang dan KMP BRR sepanjang Jumat (26/2) kemarin sandar di Pelabuhan Balohan, Sabang, karena tak bisa berlayar akibat gelombang tinggi dan angin kencang.
Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh
BANDA ACEH - Kapal cepat Ekspres Bahari 8B yang berlayar dari Pelabuhan Balohan Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh dihantam gelombang tinggi dan angin kencang, Selasa (25/6/2019) pagi.
Kapal yang mengangkut ratusan penumpang tersebut berkali-kali dihantam oleh gelombang tinggi pada bagian lambung kapal.
Sehingga goncangan pun sangat terasa oleh penumpang di dalam kapal.
Kapal yang oleng ke kiri dan ke kanan juga cukup dirasakan oleh penumpang. Seluruh kaca jendela di kiri kanan kapal tanpa henti terua diguyur oleh air laut.
Sejumlah penumpang pun tampak panik dan tegang, bahkan sebagian penumpang mulai bertakbir dan berzikir di dalam kapal.
Salah seorang penumpang, Saifullah mengatakan, mereka berangkat dari Pelabuhan Balihan sekitar pukul 08:00 WIB.
Awalnya suasana laut tampak tenang, namun setelah beberapa menit berlayar, kapal yang sedang menyeberangi Selat Malaka dan Samudera Hindia itu mulai melewati gelombang tinggi.
"Goncangan saat terasa di dalam kapal, sejumlah penumpang mulai tampak panik, " ujarnya.
Sementara Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Aceh, M Nasril menyampaikan bahwa mereka beberapa kali merasakan guncangan saat kapal dihantam oleh gelombang.
Penumpang pun seketika mulai bertakbir dan berzikir.
Suasana di dalam kapal selama perjalanan tampak hening, karena penumpang sudah tidak ada yang saling bercengkerama lagi.
Katanya dalam kapal tersebut juga terdapat Direktur Haji Luar Negeri Kemenag RI, Sri Ilham Lubis dan rombongan.
Mereka baru saja kembali dari meninjau situs Asmara Haji di Sabang. 
Selain itu, informasinya dalam pelayaran yang menegangkan itu juga ada Wali Kota Sabang, Nazaruddin atau Tengku Agam.
Kata Nasril, kapal tetap tetap merapat dengan normal di Pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh pukul 09:00 WIB.
Penumpang lainnya, Dedi Skoci mengaku ikut tegang dan was-was selama perjalanan. Karena dirinya belum pernah merasakan pelayaran dengan gelombang tinggi seperti itu.
"Selain berzikir dan bertakbir, tadi ada beberapa penumpang yang ikut muntah di kapal, karena saking kuatnya goncangan, " ujar Dedi. (*) Dilansir Serambinnews.com
Lihat Juga