Pendaftaran CPNS 2019 - Butuh Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi untuk Kerjakan Soal HOTS Pendaftaran CPNS 2019 - Butuh Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi untuk Kerjakan Soal HOTS - mizipediacom mizipediacom: Pendaftaran CPNS 2019 - Butuh Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi untuk Kerjakan Soal HOTS

KATEGORI










LIVE TV

Iklan Semua Halaman

Pendaftaran CPNS 2019 - Butuh Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi untuk Kerjakan Soal HOTS

Wednesday, 12 June 2019




CPNS 2019 akan dibuka dengan jumlah formasi mencapai 254.173 lowongan. Pendaftaran CPNS 2019 via sscn.bkn.go.id pun sudah direncanakan pemerintah bakal dimulai pada tahun ini.
Selain pendaftaran CPNS 2019, tahun ini pemerintah juga membuka peluang melalui lowongan PPPK 2019 / P3K 2019.
Sebagaimana diungkap Menpan RB, pengumuman pendaftaran CPNS 2019 kemungkinan dimulai pada Oktober 2019.
Namun, update terakhir informasi CPNS 2019 dari BKN menyebut pendaftaran CPNS 2019 akan diumumkan pada Juni ini selepas libur cuti bersama lebaran.
Dalam akun twitter @BKNgoid, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan bahwa jumla.l9h lowongan CPNS yang dibuka mencapai 254.173 lowongan.
"Namun demikian, tetap sabar u/ tunggu pengumuman resmi dr kami ttg kapan, bagaimana, siapa saja, dsb," tulis BKN seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (8/5/2019).
Formasi CPNS 2019
BKN memberikan daftar alokasi formasi CPNS 2019 di pemerintah pusat maupun daerah.
Formasi CPNS pusat
Untuk pemerintah pusat, alokasinya sebanyak 46.425 lowongan.
Itu terdiri dari untuk PNS sebanyak 23.213 lowongan dengan rincian 17.510 untuk pelamar umum dan dari sekolah kedinasan 5.696.
Formasi PPPK
Selain itu pemerintah pusat juga membuka 23.212 lowongan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK / P3K .
Formasi CPNS daerah
Sementara itu jumlah lowongan CPNS pemerintah daerah mencapai 207.748.
Terdiri dari lowongan PNS 62.324 dan untuk PPPK/P3K 145.424.
Pembukaan lowongan CPNS 2019 tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB Nomor 12 Tahun 2019 tantang Kebutuhan Pegawai ASN Secara Nasional 2019.
Soal HOTS
Nah, sembari bersiap-siap jika pendaftaran CPNS 2019 di sscn.bkn.go.id dibuka, baik untuk mengetahui jenis soal-soal CPNS 2019.
Pengalaman tahun lalu, peserta CPNS 2019 gagal lolos terutama karena kesulitan pada materi soal seleksi kompetensi dasar (SKD) dan juga seleksi kompetensi bidang (SKB).
Kali ini, sebagaimana dilansir dari wartakotalive.com, peserta CPNS tampaknya akan berusaha lebih keras karena soal SKD & SKB CPNS 2019 akan lebih sulit dari tahun 2018.
Jenis soal CPNS 2019 seperti apa sehingga disebut bakal lebih sulit pada tahun ini?
Penyebabnya Kemendikbud dan Kemenristekdikti selaku penanggung jawab soal CPNS memiliki standar memakai HOTS (High Order Thinking Skill/keterampilan berpikir tatanan tinggi) dalam menyusun soal.
Jenis soal CPNS 2019 yang disebut berstandar HOTS artinya membutuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Kepala Biro Humas BKN M Ridwan juga telah memastikan bahwa soal CPNS 2019 tidak akan sama seperti tahun lalu.
Apa itu HOTS?
Dikutip dari kompas.com, sebenarnya jenis soal HOTS juga dipakai dalam SBMPTN 2019.
Sederhananya HOTS adalah jenis soal dengan kemampuan analisa tinggi.
Sementara itu sebuah blog menjelaskan lebih rinci terkait apa itu hots.
blog.ruangguru.com menjelaskan HOTS secara rinci dan detail dalam tulisan berjudul 'Apa Itu Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang Akan Ada di SBMPTN 2019?'. Ditulis oleh Shabrina Alfari.
HOTS awalnya dikenal dari konsep Benjamin S. Bloom dkk. dalam buku berjudul Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals (1956) yang mengategorikan berbagai tingkat pemikiran bernama Taksonomi Bloom, mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi.
Konsep ini merupakan tujuan-tujuan pembelajaran yang terbagi ke dalam tiga ranah, yaitu Kognitif (keterampilan mental seputar pengetahuan), Afektif (sisi emosi seputar sikap dan perasaan), dan Psikomotorik (kemampuan fisik seperti keterampilan).
Konsep Taksonomi untuk menentukan tujuan belajar ini dapat kita sebut sebagai tujuan akhir dari sebuah proses pembelajaran.
Jadi, setelah proses pembelajaran tertentu, siswa diharapkan dapat mengadopsi keterampilan, pengetahuan, serta sikap yang baru.
HOTS merupakan bagian dari ranah kognitif yang ada dalam Taksonomi Bloom dan bertujuan untuk mengasah keterampilan mental seputar pengetahuan.
Ranah kognitif versi Bloom ini kemudian direvisi oleh Lorin Anderson, David Karthwohl, dkk. pada 2001. Urutannya diubah menjadi enam, yaitu:
Mengingat (remembering)
Memahami (understanding)
Mengaplikasikan (applying)
Menganalisis (analyzing)
Mengevaluasi (evaluating)
Mencipta (creating)
Tingkatan 1 hingga 3 dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat rendah (LOTS), sedangkan tingkat 4 sampai 6 dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
Selengkapnya di blog.ruangguru.com.
Nah, selebihnya untuk memperoleh hasil maksimal dalam mengerjakan soal-soal CPNS 2019, kunci utamanya adalah belajar.
Dengan materi dan jenis soal semacam itu, tentu belajar adalah cara paling benar jika ingin lolos seleksi CPNS 2019.
Selain materi soal CPNS 2019 disebut lebih sulit dibanding tahun lalu, jumlah pesaingnya tentu tak kalah banyak.
Tips memilih instansi atau jabatan dan formasi CPNS 2019
Warta Kota merangkum sejumlah cara memilih formasi dari berbagai sumber, di antaranya:
1. Mengukur Kemampuan
Paling pertama adalah mengukur kemampuan dalam mengerjakan soal-soal seleksi kompetensi dasar (SKD).
Hal ini amat penting sebab akan berkaitan dengan pilihan instansi.
Cara mengetesnya mudah. Anda bisa membeli buku-buku tes SKD CPNS, dan menghitung sendiri hasil SKD anda.
Biasanya buku-buku panduan CPNS akan menyertakan cara penghitungan nilai SKD.
Tes SKD merupakan tes awal CPNS dimana banyak peserta akan gugur di tes ini.
Setelah itu simpan hasil tes SKD anda. Tapi tentunya jangan hanya mengambil satu kali hasil ujicoba.
Cobalah beberapa kali dan bahkan disarankan sangat banyak.
2. Petakan hasil SKD CPNS tahun lalu (CPNS 2018) di instansi yang anda incar
Bagian ini sebenarnya mengawinkan antara hasil tes SKD anda berdasarkan soal-soal dari buku tes CPNS dengan hasil real nilai para peserta yang lolos di SKD CPNS 2018.
Mengapa harus begitu? Sebab sebenarnya nilai para pendaftar CPNS di tiap instansi dari tahun ke tahunnya cenderung berada di level yang sama.
Beberapa instansi dengan nilai SKD yang tinggi ada di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Pemprov DKI, Pemkot Bandung, dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
Nah, tugas anda adalah mencari ada di level mana nilai SKD anda.
Apabila nilai SKD anda jauh dari level nilai peserta CPNS 2018 di instansi yang anda incar, sebaiknya pikir dua kali untuk melamar disana.
Sebab artinya kemungkinan anda gugur di tes SKD akan amat besar.
Ingat tahun 2018 diberlakukan syarat bahwa mereka yang lolos dari tes SKD jumlahnya hanya 3 kali dari jumlah formasi yang akan diterima menjadi CPNS di tiap jabatan.
Jadi jika hanya ada 3 kursi yang akan diterima, maka yang lolos tes SKD untuk ikut tes berikutnya hanya ada 6 orang.
Saran Warta Kota, anda jangan jadi orang ke-6. Hal itu akan menyulitkan anda ketika seluruh nilainya nanti diakumulasikan.
Anda punya kemungkinan gugur lebih besar apabila jadi orang ke-6 yang lolos tes SKD atau orang terakhir.
Maka jadilah orang ketiga apabila jumlah yang akan diterima 3 orang.
Apabila jumlah yang diterima 1, maka jadilah yang pertama di SKD. Jangan jadi orang ketiga yang lolos tes SKD.
3. Memilih Formasi Jabatan
Lalu bagaimana memilih formasi jabatan.
Beruntung sscn.cpns.go.id membuat fitur yang baik untuk membantu para pelamar.
Kita bisa memantau jumlah pelamar di setiap formasi jabatan.
Artinya anda bisa berselancar melihat-lihat di setiap formasi jabatan untuk menentukan pilihan sambil melihat calon rival saat tes SKD.
Sebaiknya manfaatkan sampai hari terakhir, teruslah memantau formasi jabatan yang anda incar.
Lihat jumlah pelamarnya dari hari ke hari.
Apabila formasinya yang akan diterima ada 3, dan pendaftarnya hanya 20, segeralah ambil formasi jabatan itu.
Tapi apabila formasi jabatannya 1 dan pelamarnya sudah 40 atau 50 orang, maka pertimbangkan ulang.
Car pertimbannya adalah dengan melihat nilai simulasi SKD anda, dan bandingkan dengan nilai tertinggi di tes SKD CPNS 2018 di formasi tersebut.
Cara mencarinya mudah, bukan website instansi tersebut, carilah disana berkasnya. Pasti ada. (*/Tribun Jogja /warta kota) dilansir dari TribunJogja.com
Baca Juga