Pesaing Grab & Gojek Kirim Makanan Dengan Menggunakan Drone Pesaing Grab & Gojek Kirim Makanan Dengan Menggunakan Drone - mizipediacom mizipediacom: Pesaing Grab & Gojek Kirim Makanan Dengan Menggunakan Drone










KATEGORI

LIVE TV

Iklan Semua Halaman

Pesaing Grab & Gojek Kirim Makanan Dengan Menggunakan Drone

Senin, 17 Juni 2019




Jakarta, - Uber Technologies memulai era baru pengiriman makanan (food delivery). Pioner ride-hailing ini akan mengirimkan makanan dengan menggunakan drone. Uji coba ini akan dilakukan di San Diego (AS) pada kuartal II-2019.

Pengiriman makanan melalui drone ini adalah solusi untuk mengirim makanan secara cepat pada daerah yang padat dan macet. Dalam skema ini mitra restoran akan memuat makanan pada pesawat ringan Uber Eats, yang kemudian akan terbang ke kurir Uber Eats dan kurir tersebut akan mengantarkan makanan ke pintu pelanggan dengan jarak tak jauh dari satu mil.

Untuk layanan ini Uber Eats akan berkolaborasi dengan Uber Elevate, divisi mobilitas taksi terbang perkotaan Uber. Luke Fischer, kepala operasi penerbangan Uber Elevate, mengatakan sangat penting untuk mengetahui bagaimana pengiriman drone akan bekerja di lingkungan perkotaan yang padat, di mana 68% populasi dunia diperkirakan akan hidup pada tahun 2050.

Kami tidak perlu mengarahkan drone langsung ke pelanggan kami, kami hanya harus mendekatkannya," katanya pada konferensi Uber Elevate di Washington, Forbes melaporkan dikutip CNBC Indonesia, Senin (17/6/2019).

Penggunaan drone ini sudah diujicobakan Uber beberapa bulan lalu dengan mengantarkan MCDonald's ke Universitas San Diego dengan menggunakan drone AR200. Drone ini belum tersedia di pasaran.

Program pengujian di San Diego berada di bawah naungan UAS Integration Pilot Program, diluncurkan pada 2018 di sepuluh lokasi di sekitar AS untuk mencari cara untuk mengintegrasikan drone ke wilayah udara lokal. Fischer mengatakan Uber berada pada tahap akhir untuk memenangkan sertifikasi FAA sebagai maskapai penerbangan di bawah aturan pasal 135 AS.

Uber Eats akan menjadi mesin uang bagi Uber yang diprediksikan akan memberikan pendapatan setidaknya US$ 1 miliar tahun ini. Nilai pengiriman makanan diperkirakan mencapai US$ 10 miliar di seluruh dunia, naik dari sekitar US$ 6 miliar tahun lalu. Dilansir dari cnbcindonesia.com
Lihat Juga