Viral di Twitter, Driver Ojol Grab Kirim Pesanan Pakai Motor Seharga Ratusan Juta Rupiah Viral di Twitter, Driver Ojol Grab Kirim Pesanan Pakai Motor Seharga Ratusan Juta Rupiah - mizipediacom mizipediacom: Viral di Twitter, Driver Ojol Grab Kirim Pesanan Pakai Motor Seharga Ratusan Juta Rupiah

KATEGORI










LIVE TV

Iklan Semua Halaman

Viral di Twitter, Driver Ojol Grab Kirim Pesanan Pakai Motor Seharga Ratusan Juta Rupiah

Sunday, 23 June 2019



Driver Ojol Grab Kirim Pesanan Pakai Motor Seharga Ratusan Juta Rupiah - Instagram/Herry Sevani

Sosok driver ojek online (ojol) Grab menjadi sorotan hingga viral di media sosial twitter lantaran kendaraannya yang dianggap tak biasa.
Dilansir dari SUAR dalam artikel 'Bikin Melongo, Pengemudi Grab Ini Tunggangi Superbike Ducati Hypermotard 950 untuk Antarkan Makanan', sosok driver ojol Grab itu viral di twitter karena menunggangi motor seharga ratusan juta rupiah yakni superbike Ducati Hypermotard 950
Melalui video yang diunggah akun twitternya @HerySevani, tampak driver ojol Grab asal Malaysia itu mengendarai superbike-nya dengan kotak makanan bertuliskan Grab Food.
"Jika pelanggan menginginkan lemang, saya akan memberikan mereka lemang.
Jangan khawatir, jika Anda memesan dengan saya, saya akan memastikan waktu pengiriman lebih cepat," tulis akun @HerySevani.
Banyak warganet tidak habis pikir mengapa driver ojol Grab itu menunggangi superbike yang harganya fantastis.
Terlalu mahal mungkin bila digunakan hanya untuk mengantar makanan.
Hery menunggangi Ducati Hypermotard 950 yang harganya ditaksir mencapai 13.295 dolar AS atau setara Rp187 juta.

Hingga artikel ini diturunkan, postingan yang diunggah pada Rabu (19/6/2019) ini sudah di-retweet lebih dari 4.500 kali dan disukai lebih dari 4000 orang.
Sementara itu, baru-baru ini viral potret seorang driver ojol di Vietnam membuat iba banyak orang.
Foto viral tersebut menunjukkan seorang pria yang berprofesi sebagai driver ojek online sedang memakan sekotak pizza di pinggir jalan pada malam hari.
Pada satu foto dia terlihat memegang sekotak pizza yang isinya tinggal beberapa potong.
Sementara pada foto lain, dia terlihat sedang memakan pizza itu namun dengan wajah yang sedih.
Dikutip dari Thinghe, Kamis (13/6/2019), pizza tersebut adalah orderan seorang pelanggan yang dibatalkan.
Hal ini berawal ketika sang driver yang sudah sampai ke alamat pemesan, tiba-tiba saja nomor ponsel pelanggan tersebut tidak bisa dihubungi.
Setelah sang pelanggan tak kunjung bisa dihubungi, driver ojol tersebut akhirnya memutuskan untuk memakan sendiri pizza itu.
Driver yang tidak diketahui identitasnya ini diduga mengalami kerugian sebesar Rp 150 ribu.
Potret driver ojol tersebut rupanya mencuri perhatian warganet, banyak yang mengaku tak tega melihatnya.
Motor Driver Ojol Hilang Dicuri, Tetap Antar Pesanan Makanan Konsumen 

Sebelumnya viral driver ojek online atau ojol yang motornya hilang dicuri tapi tetap antar makanan pesanan konsumen.
Driver Gojek ini mengantar pesanan makanan dengan menumpang sesama driver.
Kisah driver ojol motor dicuri tapi tetap antar pesanan makanan iniviral di media sosial karena dedikasinya yang tinggi pada pekerjaan dan tanggung jawab.
Kisah Anton Budi Laksana dan konsumennya ini menjadi viral di Facebook.
Adalah pemilik akun Facebook Fitro yang pertama kali membagikan kisah driver tersebut.
Kisah berawal ketika Fitro memesan layanan antar makanan, Go-Food, untuk makan malam di Yoshinoya Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Driver yang bertugas mengantar makanan ialah Anton Budi Laksana.
Tidak lama kemudian, Fitro dibuat terenyuh oleh Anton.
Anton datang dengan membonceng rekan sesama driver ojol.
Ternyata, sang driver mengalami nasib buruk.
Hal itu terjadi ketika ia sedang antre makanan pesanan Fitro.
Motor milik Anton dicuri saat sedang mengantre makanan tersebut.
"Dear GO-JEK, saya mau memberikan rasa penghormatan yang sebesar besarnya kepada driver anda yg bernama Anton Budi Laksana,"
"Sewaktu beliau membelikan makan malam saya di Yoshinoya Kelapa Gading, motornya dicuri orang,"
"Tetapi beliau tetap menyempatkan diri untuk mengantar makan malam saya ke Sunter diboncengin sama rekanGojeknya," tulisnya, Rabu (22/5/2019).
Fitro berharap pihak Go Jek bisa memberikan penghargaan lebih kepada drivernya.
"Saya berharap perusahaan Gojek bisa membantu Bapak Anton Budi untuk mendapatkan motornya kembali baik melalui jalur hukum ataupun jalur lain." katanya.
Sang driver pun sudah melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib.
"Saya sudah menghubungi Bpk Anton. Beliau sudah melaporkan polisi, ini saya cantumkan surat laporannya dari dia."
"Saya tanya dari Gojek apakah mungkin ada bantuan, katanya: sepertinya tidak ada kemungkinan."
"Saya tanya jadi gimana Pak,"
"Dia cuma jawab mau gimana lg Pak, yah terus bekerja aja mudah2an kekumpul beli motor baru." imbuh Fitro.
Melihat kondisi itu, Fitro membuka campaign via Kitabisa.com.
Hal itu untuk menggalang dana motor baru untuk Anton.
"Karena itu atas anjuran comment2 post ini, saya membuat campaign kitabisa untuk membantu Pak Anton, yg ingin membantu silahkan bisa lewat link berikut: https://kitabisa.com/supirgojek." terangnya.
Pantauan Tribunstyle.com, Kamis (23/5/2019), dari target Rp 18 juta galang dana untuk "Penghargaan untuk supir Gojek, Bpk Anton Budi" sudah terkumpul Rp 39.969.397.
Sejak diunggah, postingan itu telah dibagikan ribuan kali.
Postingan itu juga mengundang beragam komentar dari netizen.
Sri Ujiani Ratna Sari: "Salut masih banyak orang indonesia yang baik hati dan peduli membantu sesama yg ditimpa kesusahan."
David Secool Maruli Pakpahan: "Terima kasih Tuhan, semoga dananya dapat digunakan sebijaksana mungking. amin."
Deka Arianda: "Alhamdulillah masih banyak org baik di Indonesia, termasuk si bapak gojeknya, mas yang bikin donasinya, sama orang2 yang donasinya, semoga Indonesia selalu di berkahi tuhan yang maha esa."
Y'han Azz: "Smg cpt ketemu motornya pak... Buat yg nyuri montornya smg anda cpt taubat.."
Ilham Ramadhani: "kita doakan smoga lancar rejekinya pak anton,.dan juga kita doakan yg baik² aja buat yang nyuri, moga moga yang nyuri cepat mati dgn cara yg sadis, misal" lagi jalan mau beli rokok trus kesrempet tronton kepalanya pecah, tp masih kejat nyawa,.. itu aja udh cukup."
Grab Antar Makanan Pakai Kursi Roda
Bertolak belakang dengan Grab pengendara superbike di atas, sebelumnya pernah jadi sorotan seorang wanita bekerja sebagai GrabFood mengantar pesanan hanya menggunakan kursi roda
GrabFood wanita bernama Sumaiyah Ghazali ini menderita cerebral palsy atau lumpuh otak sejak lahir sehingga membuatnya tak dapat berjalan
Sumaiyah yang kini berusia 40 tahun ini menggantungkan hidupnya sebagai pengantar makanan di GrabFood.
Akibat kondisnya yang lumpuh, Sumaiyah pun mengantarkan makanan pesanan dibantu oleh sebuah kursi roda.
Walau tak mampu berjalan, Sumaiyah tidak ingin kekurangannya menjadi penghambat untuk dapat hidup mandiri.
"Saya tidak bisa berjalan, tapi kursi roda ini sudah seperti kaki bagi saya," kata Sumaiyah seperti dikutip dari media Singapura beritaharian.sg pada Kamis (04/4/2019).
"Meski saya memiliki kekurangan tapi tidak boleh menjadi penghambat bagi saya untuk bekerja," sambungnya.
Anak tertua dari empat bersaudara ini memiliki adik-adik yang lahir normal dan mampu membantunya memenuhi kebutuhan hidup.
Hanya saja Sumaiyah memilih berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.
"Kalau saya tidak bekerja, sedangkan adik-adik saya bekerja untuk memenuhi kebutuhan saya, saya merasa menjadi orang yang tidak berguna," ungkap Sumaiyah.
"Saya tidak mau menyusahkan orang lain. Mereka akan menampung hidup saya...Sampai kapan?" pungkasnya.
Sumaiyah pernah bekerja sebagai petugas administrasi, namun jarinya yang lemah membuat pekerjaan tersebut menjadi sulit.
Itulah sebabnya ia memutuskan bekerja sebagai pengantar makanan GrabFood.
Wanita yang tinggal di Tampines, Singapura ini bekerja selama lima hari per minggu.
Dan dapat bekerja sekitar enam sampai delapan jam setiap harinya.
Ketika mendapat pesanan yang perlu diantar ke lokasi yang cukup jauh Sumaiyah mengandalkan angkutan umum.
Karena keterbatasannya, Sumaiyah mengaku pernah menerima keluhan dari pelanggannya karena tidak segera sampai.
Namun setelah tahu kondisi Sumaiyah, pelanggan tersebut memaklumi.
Belajar dari hal tersebut Sumaiyah kini selalu memastikan pelanggan tahu kondisinya agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sumber surya.co.id
Lihat Juga