Leher Ojek Online Ini Malah Ditempeli Parang, Karena Diminta Antar ke Acara Pernikahan Leher Ojek Online Ini Malah Ditempeli Parang, Karena Diminta Antar ke Acara Pernikahan - mizipediacom mizipediacom: Leher Ojek Online Ini Malah Ditempeli Parang, Karena Diminta Antar ke Acara Pernikahan

KATEGORI










LIVE TV

Iklan Semua Halaman

Leher Ojek Online Ini Malah Ditempeli Parang, Karena Diminta Antar ke Acara Pernikahan

Sunday, July 28, 2019



Ilustrasi Foto : Golok yang dipakai pelaku pembegalan terhadap sopir grab, Sabtu (27/7/2019).
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri
TASIKMALAYA - Satuan reserse kriminal Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengamankan pelaku pembegalan terhadap sopir ojek online, Grab.
Pelaku pembegalan terhadap sopir grab beberapa waktu lalu ialah AG Alias Pohang (25), Warga Mangkubumi.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Kurniawan Maruf mengatakan pihaknya berhasil mengamankan AG, setelah sepekan kejadian yang menimpa Cecep Firdiansyah yang merupakan warga Kawalu.
" Kami berhasil mengungkap perbuatan pencurian disertai kekerasan yang menimpa seorang sopir Grab yang dilakukan oleh konsumennya," kata Febry, Sabtu (27/7/2019).
Febry menjelaskan aksi pembegalan yang terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari tersebut terjadi di Kampung Rancapanjang, Kelurahan/Kecamatan Mangkubumi.
"Tersangka awalnya mengajak korban untuk di antar ke lokasi pesta pernikahan, saat berada di lokasi sepi tersangka menyuruh korban mengecek knalpot," tutur Febry.
"Saat memeriksa bagian belakang kendaraanya, korban ditodong pelaku menggunakan golok, korban melakukan perlawanan sehingga mengalami luka di bagian lengan dan leher. Kemudian Tersangka menggondol sejumlah barang milik korban berupa telepon seluler," lanjutnya.
Kepada polisi, pelaku berdalih terpaksa melakukan aksi begal lantaran terhimpit masalah ekonomi.
"Pelaku katanya membutuhkan uang untuk membiayai istrinya yang akan melahirkan," jelasnya.
Polisi juga turut mengamankan barang bukti golok, kaos, gawai dari tangan pelaku.
"Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP mengenai pencurian disertai kekerasan, ancaman hukuman maksimal 9 tahun," tambah Febry.(*)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ojek Online Diminta Antar ke Acara Pernikahan, di Tempat Sepi Lehernya Malah Ditempeli Golok
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Lihat Juga