Menganga Lobang Sedalam 4 Meter di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan Menganga Lobang Sedalam 4 Meter di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan - mizipediacom mizipediacom: Menganga Lobang Sedalam 4 Meter di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan










KATEGORI

LIVE TV

Iklan Semua Halaman

Menganga Lobang Sedalam 4 Meter di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan

Kamis, 04 Juli 2019




Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution meninjau lobang menganga di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Kamis (4/7/2019) - Tribun Medan
Warga di sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, dikagetkan dengan amblasnya aspal di daerah tersebut, Kamis (4/7/2019) pagi.
Pantauan wartawan www.tribun-medan.com, lobang menganga berdiameter 2 meter dan kedalaman 3-4 meter.
Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, langsung datang ke lokasi melihat kelayakan jalan protokol tersebut.
Sekeliling lobang langsung dipasang garis pembatas agar tak ada korban jiwa.
Perihal jalan amblas sekitar 2 meter di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan Timur, Kota Medan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Isa Ansyari mengatakan hal tersebut diakibatkan oleh pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tirtanadi yang bocor.
"Itu akibat bocornya pipa PAM (PDAM) di bawah. Kita sudah konfirmasi, hari ini juga kalau tidak dikerjakan tidak akan kita timbun," ungkapnya, Kamis (4/7/2019)
Isa menambahkan, anggota Dinas PU sudah berada di lokasi dan sedang menunggu pihak PDAM.
"Nanti kita timbun percuma, balik longsor. Karena bocornya deras, tergerus air. Setelah ditangani, langsung kita timbun dan kita aspal lagi," lanjutnya.
Ia mengungkapkan, pipa yang bocor hanya ada di satu lubang jalan.
Di lokasi kejadian, garis polisi sudah terpasang.
Terlihat lubang amblas dengan kedalaman hingga 4 meter.
Terlihat beberapa warga melihat ke arah lubang sembari melintasi jalan yang ramai oleh lalu lalang kendaraan. Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat pengerjaan oleh petugas.
" Kepada PDAM agar cepat tanggap dan menurunkan tim agar tidak jadi kecelakaan," tuturnya.
Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi PDAM Tirtanadi Oktavia Anggraini menjelaskan bahwa jalan amblas di Jalan HM Yamin/Jalan Perintis Kemerdekaan tersebut merupakan jalur air limbah yang sudah ada sejak tahun 1992.
"Pada saat itu ada truk pasir melintas yang diduga melebihi daya angkut atau tonase.
Karena melebihi daya angkut sehingga menyebabkan tanah amblas dan mengenai riol air limbah tersebut pecah," katanya, Kamis (4/7/2019).
PDAM Tirtanadi langsung mengambil tindakan pertama dengan memberi rambu-rambu atau pengaman untuk menghindari terjadinya kecelakaan atau korban jiwa masyarakat yang melintas di jalan tersebut.
"Dan kami sedang berupaya memperbaiki jalan," lanjutnya.
PDAM Tirtanadi menyatakan pengerjaan perbaikan akan memakan waktu paling lama tiga hari.
"Kami mohon maaf atas terganggunya kenyamanan masyarakat pengguna jalan atas kejadian ini dan masyarakat agar berhati-hati jika melintas di jalan tersebut," katanya.
Ia juga meminta kerjasama dari seluruh masyarakat Kota Medan untuk segera melaporkan langsung ke PDAM Tirtanadi jika ada permasalahan dan gangguan yang berhubungan dengan PDAM Tirtanadi. 
Truk Sempat Terperosok
Informasi yang berhasil dihimpun dari lokasi, saat kejadian, mobil bermuatan pasir berwarna putih amblas pada ban belakang sehingga mobil dalam keadaan miring ke kiri.
Hidayat mengatakan, kejadian tersebut semalam, tiba-tiba mobil bermuatan pasir ban belakangnya amblas.
Bisa jadi karena kelebihan muatan atau memang kondisi jalan sudah memprihatinkan.
Kalau muatannya ya penuh, namanya pasir kan.
Posisi mobil pun miring ke kiri.
Kalau dilihat lubangnya diduga di dalam sudah kian kopong," ucap pria pengemudi ojek online, yang juga merupakan warga sekitar, Kamis (4/7/2019).
Saat kejadian (semalam) menjadi tontonan warga sekitar dan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, lubang menganga terlihat cukup lebar.
Mirisnya, lubang tersebut cukup dalam dan tidak terlihat adanya pondasi yang keras untuk jalan beraspal.
Namun, pasca kejadian, lubang besar tersebut telah diberi tanda dengan garis berwarna kuning.
(mft/cr17/tribun-medan.com)
Lihat Juga