Belum di Ketahui Siapa Yang Transaksi Transfer Rp 14 T pakai Bitcoin? Belum di Ketahui Siapa Yang Transaksi Transfer Rp 14 T pakai Bitcoin? - mizipediacom mizipediacom: Belum di Ketahui Siapa Yang Transaksi Transfer Rp 14 T pakai Bitcoin?

KATEGORI










LIVE TV
HOMEPAGE ARTIKEL SEDANG DALAM PERBAIKAN

Iklan Semua Halaman

Belum di Ketahui Siapa Yang Transaksi Transfer Rp 14 T pakai Bitcoin?

Tuesday, 17 September 2019




Jakarta 
- Pasar Bitcoin dunia sedang diselimuti tanda tanya besar. Pasalnya, terdapat satu transfer besar Bitcoin senilai US$1 miliar atau setara Rp 14 triliun. Transfer ini melibatkan 94.504 Bitcoin dan setara 0,5% total Bitcoin yang beredar. Di lansir dari: cnbcindonesia.com

Informasi ini terlacak dari blockchain tetapi tidak diketahui siapa yang melakukan transaksi ini. Bila dana ini dikonversi menjadi uang tunai dipastikan akan merusak pasar Bitcoin. Para analis sekarang dibuat bingung oleh siapa dan apa tujuan transaksi tersebut.

Dari sisi nilai ini merupakan transaksi terbesar. Namun pada 2018 pernah terjadi transaksi transfer besar Bitcoin. Transaksi ini sempat membuat pasar Bitcoin crash pada September karena harganya turun US$1.000 dalam 24 jam.

"Sejak munculnya pasar berjangka Bitcoin pada awal 2018, kita melihat manipulasi pasar besar-besaran dan penindasan oleh pemain besar dan pedagang berjangka berpengalaman," ujar Phillip Nunn, chief executive officer di Wealth Chain Capital ketika itu, seperti dikutip dari Independent, Senin (16/9/2019).


Perusahaan analisis Blockchain TokenAnalyst menemukan bahwa sebagian besar Bitcoin berasal dari alamat yang terdaftar di Huobi Global, bursa pertukaran cryptocurrency yang berbasis di Singapura.

"US$ 1 milyar bitcoin ditransfer dalam satu transaksi ... Dari mana asalnya?" cuitan TokenAnalyst. "Kami melihat dan melihat bahwa sebagian besar dapat dilacak ke akun @HuobiGlobal."

Dana belum bergerak sejak ditransfer minggu lalu, meskipun sejumlah kecil Bitcoin telah ditransfer ke akun tersebut.

Teori tentang siapa yang mengendalikan alamat telah beredar online. Mulai dari pengguna awal yang memutuskan untuk mengkonsolidasikan rekening mereka, hingga perusahaan besar yang menimbun cryptocurrency jika terjadi kekacauan finansial global.

Teori lain menunjukkan bahwa penyedia Bitcoin futures, Bakkt menggunakan satu rekening untuk menyimpan dana pelanggan. Pengumuman perusahaan tentang "gudang" digital baru untuk setoran dan penarikan Bitcoin datang hanya beberapa jam setelah transaksi miliaran dolar.

Belum punya bitcoin? silakan anda buat rekening bitcoin telebih dahulu di Di Binance Dan Ambil bitcoin gratis setiap jam Disitus ini Kemudian ikuti panduan cara jual disini.
Lihat Juga