Seorang Personil Polres Aceh Jaya di Pecat Atas Nama Briptu Dodi Irawan Seorang Personil Polres Aceh Jaya di Pecat Atas Nama Briptu Dodi Irawan - mizipediacom mizipediacom: Seorang Personil Polres Aceh Jaya di Pecat Atas Nama Briptu Dodi Irawan

KATEGORI










LIVE TV

Iklan Semua Halaman

Seorang Personil Polres Aceh Jaya di Pecat Atas Nama Briptu Dodi Irawan

Thursday, 19 September 2019



Kapolres Aceh Jaya, AKBP Eko Purwanto saat melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) salah seorang personil Polres setempat di lapangan utama Mapolres. Rabu (18/9/2019)

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya
CALANG – Kepolisian Resort (Polres) Aceh Jaya melaksanakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap salah seorang personilnya atas nama Briptu Dodi Irawan.
Upacara PDTH tersebut digelar di lapangan utama Mapolres setempat dipimpin langsung Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto dan dihadiri oleh Wakapolres, Para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek Jajaran.
Pemecatan secara tidak hormat salah seorang personil Polres Aceh Jaya tersebut dikarenakan yang bersangkutan tidak menjalankan kewajiban sebagai anggota Polri.
Upacara PTDH ini dilakukan berdasarkan Keputusan Kapolda Aceh Nomor : Kep/237/VIII/2019 tanggal 09 Agustus 2019, Tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari Dinas Kepolisian kepada 1 Personil Kepolisian Resor Aceh Jaya an. Briptu Dodi Irawan, telah meninggalakn tugas secara tidak sah dan lebih dari 30 hari (Disersi) melanggar pasal 14 Ayat (1) huruf a, PP RI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.
“Sebagaimana pada saat ini kita telah bersama-sama melaksanakan upacara penanggalan atribut Polri atau PTDH terhadap rekan kita saudara Dodi Irawan, karena melanggar aturan dan kode etik profesi Polri,” tandasnya
Ia juga mengajak seluruh personil Polres Aceh Jaya untuk menjadikan upacara PDTH tersebut sebagai bahan pembelajaran agar tidak terulang kembali.
“Hari ini juga menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua agar tidak terjadi pada diri kita sendiri. Kepada saudara Dodi Irawan, apa yang terjadi pada saat ini adalah merupakan hasil buah dari perbuatan yang telah dilakukan selama ini,” ungkapanya.
“Saya selaku Kapolres juga merasa prihatin, dimana dengan sangat berat hati untuk melakukan pilihan yang sangat berat dan pilihan terakhir tetapi memang harus dilakukan,’’ tambah Kapolres Aceh Jaya,” lanjutanya.
AKBP Eko Purwanto, juga meminta Dodi Irawan agar tidak sakit hati, dendam dan marah kepada siapapun juga atau institusi kepolisian.
Tapi dijadikan pembelajaran agar ke depan setelah tidak lagi menjadi anggota polri dan hidup di tengah-tengah masyarakat menjadi lebih baik.
“Setelah keluar dari Institusi Kepolisian masih banyak profesi yang bisa saudara geluti atau saudara lakukan, dimana saudara masih muda dan masih ada kesempatan menuju masa depan yang lebih baik dan tetap menjaga hubungan silaturahmi dengan baik.” tutupnya.(*)
Penulis: Riski Bintang
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Serambi Indonesia
Lihat Juga