Ponsel Samsung Galaxy A Turun Harga di Indonesia Ponsel Samsung Galaxy A Turun Harga di Indonesia - mizipediacom mizipediacom: Ponsel Samsung Galaxy A Turun Harga di Indonesia
loading...

KATEGORI


HIBURAN


  • RCTI












  • VIDEO

    Iklan Semua Halaman

    loading...

    Ponsel Samsung Galaxy A Turun Harga di Indonesia

    p-lapak
    Friday, 12 June 2020


    Tak lama setelah menyatakan belum berencana menurunkan harga ponselnya di Indonesia, pihak Samsung memutuskan untuk memangkas banderol sejumlah perangkat dari seri Galaxy A.

    Hal ini disampaikan oleh Head of IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant.
    "Kami berupaya memberikan inovasi yang bermanfaat untuk konsumen," ujar Denny kepada KompasTekno via e-mail, Kamis (11/6/2020).

    "Beberapa produk Samsung Galaxy mengalami penyesuaian harga, antara lain Galaxy A01, Galaxy A20s, Galaxy A51, dan Galaxy A71," tambahnya.
    Di luar perangkat yang disebutkan, lanjut Denny, harganya masih sama seperti sebelumnya pada bulan April lalu. Ketika itu Samsung menaikkan harga smartphone sebagai bentuk penyesuaian akibat lesunya kondisi ekonomi global.

    Adapun penurunan harga yang diterapkan Samsung kali ini berkisar Rp 100.000 hingga Rp 500.000. Berikut daftar lengkap smartphone dari Galaxy A yang turun harga di Indonesia.

     Harga SebelumnyaHarga Baru
    Galaxy A71 (8 GB/128 GB)Rp 6.999.000Rp 6.499.000
    Galaxy A51 (8 GB/128 GB)
    Galaxy A51 (6 GB/128 GB)
    Rp 5.199.000
    Rp 4.899.000
    Rp 4.999.000
    Rp 4.799.000
    Galaxy A20s (3 GB/32 GB)Rp 2.499.000Rp 2.399.000
    Galaxy A01 (2 GB/16 GB)Rp 1.699.000Rp 1.549.000
    Sebagai catatan, berdasar pantauan KompasTekno di situs Samsung.com, Galaxy A20s (3 GB/32 GB), A51 (6 GB/128 GB), serta A71 (8 GB/128 GB) ternyata mengalami pemotongan harga lebih lanjut.

    Ketiga perangkat tersebut kini dibanderol dengan harga Rp 2.299.000 untuk Galaxy A20s, Rp 4.299.000 untuk Galaxy A51 (6 GB/128 GB), dan Rp 6.099.000 untuk Galaxy A71 (8 GB/128 GB).

    Penulis: Bill Clinten

    Editor: Oik Yusuf